Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Bumi Benowo Sukses Sejahtera TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 484,8 M, volume 24 jam 9,86 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 53,2× kapitalisasi pasar Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 9,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBSSJPFA
Kapitalisasi Pasar
484,8 M25,8 T
Volume
9,86 jt10,38 jt
Lot
98,64 rb103,82 rb
Perputaran
1,08 M23,52 M
Harga Rata-rata
109,042.265,33
Nilai Transaksi
1,08 M23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1062.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
9623,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBSS
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk

PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (the Company) formerly PT Firman Mercu Alam Film was established based on Notarial Deed No. 26 of Susanti S.H., dated Juny 05, 1987, public notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman BBSS

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA