Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk
Enseval Putera Megatrading Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk diperdagangkan di Rp97 (kapitalisasi pasar 470,4 M, volume 24 jam 588 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,26 T, volume 24 jam 4,5 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk, dan Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk lebih aktif diperdagangkan (588 rb vs 4,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBSSEPMT
Kapitalisasi Pasar
470,4 M6,26 T
Volume
588 rb4,5 rb
Lot
5,88 rb45
Perputaran
58,07 jt10,44 jt
Harga Rata-rata
98,762.320,44
Nilai Transaksi
58,07 jt10,44 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
972.330
Volume Ekuilibrium Indikatif
915

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBSS
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk

PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (the Company) formerly PT Firman Mercu Alam Film was established based on Notarial Deed No. 26 of Susanti S.H., dated Juny 05, 1987, public notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman BBSS

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT