Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) vs Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS)

Pelayaran Nasional Bina Buana Raya TbkTrading
Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk dan Bank Maspion Indonesia Tbk.: Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk diperdagangkan di Rp116 (kapitalisasi pasar 992,1 M, volume 24 jam 2,32 jt), sedangkan Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp494 (kapitalisasi pasar 8,96 T, volume 24 jam 40,4 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk, dan Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,32 jt vs 40,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBRMBMAS
Kapitalisasi Pasar
992,1 M8,96 T
Volume
2,32 jt40,4 rb
Lot
23,22 rb404
Perputaran
268,99 jt19,99 jt
Harga Rata-rata
115,82494,81
Nilai Transaksi
268,99 jt19,99 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
118505
Volume Ekuilibrium Indikatif
191200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBRM
Lihat detail
BMAS
Lihat detail

Tentang Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk

Pelayaran Nasional Bina Buana Raya, PT (the company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Augi Nugroho Hartadji SH, dated February 7, 1998.

Selengkapnya di halaman BBRM

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS