Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Bank Rakyat Indonesia Persero TbkTrading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.090 (kapitalisasi pasar 469,64 T, volume 24 jam 48,15 jt), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp860 (kapitalisasi pasar 2,52 T, volume 24 jam 2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 186,4× kapitalisasi pasar Nusantara Pelabuhan Handal Tbk., dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (48,15 jt vs 2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBRIPORT
Kapitalisasi Pasar
469,64 T2,52 T
Volume
48,15 jt2 rb
Lot
481,45 rb20
Perputaran
149,03 M1,73 jt
Harga Rata-rata
3.095,39864,75
Nilai Transaksi
149,03 M1,73 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.130
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,57 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBRI
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT