Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Bank Rakyat Indonesia Persero TbkTrading
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp2.870 (kapitalisasi pasar 418,62 T, volume 24 jam 211,53 jt), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 2,32 T, volume 24 jam 2,09 jt). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 180,4× kapitalisasi pasar Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk., dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (211,53 jt vs 2,09 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBRIMAHA
Kapitalisasi Pasar
418,62 T2,32 T
Volume
211,53 jt2,09 jt
Lot
2,12 jt20,86 rb
Perputaran
597,09 M289 jt
Harga Rata-rata
2.822,7138,55
Nilai Transaksi
597,09 M289 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.870139
Volume Ekuilibrium Indikatif
342,48 rb159

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBRI
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA