Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Bank Rakyat Indonesia Persero TbkTrading
Kabelindo Murni TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk dan Kabelindo Murni Tbk: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.130 (kapitalisasi pasar 463,63 T, volume 24 jam 158,31 jt), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 342,72 M, volume 24 jam 30,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 1352,8× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (158,31 jt vs 30,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBRIKBLM
Kapitalisasi Pasar
463,63 T342,72 M
Volume
158,31 jt30,7 rb
Lot
1,58 jt307
Perputaran
491,71 M9,3 jt
Harga Rata-rata
3.106,03302,85
Nilai Transaksi
491,71 M9,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.130
Volume Ekuilibrium Indikatif
187,93 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBRI
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM