Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Rakyat Indonesia Persero TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp2.870 (kapitalisasi pasar 418,62 T, volume 24 jam 211,53 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 616,2× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (211,53 jt vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBRIIKBI
Kapitalisasi Pasar
418,62 T679,32 M
Volume
211,53 jt19,8 rb
Lot
2,12 jt198
Perputaran
597,09 M10,95 jt
Harga Rata-rata
2.822,7553,03
Nilai Transaksi
597,09 M10,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.870555
Volume Ekuilibrium Indikatif
342,48 rb71

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBRI
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI