Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Bank KB Bukopin Tbk
Wilton Makmur Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank KB Bukopin Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Bank KB Bukopin Tbk diperdagangkan di Rp51 (kapitalisasi pasar 9,48 T, volume 24 jam 58,77 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 823,49 M, volume 24 jam 69,43 jt). Perbedaan utamanya: Bank KB Bukopin Tbk jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (69,43 jt vs 58,77 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBKPSQMI
Kapitalisasi Pasar
9,48 T823,49 M
Volume
58,77 jt69,43 jt
Lot
587,74 rb694,32 rb
Perputaran
2,99 M3,99 M
Harga Rata-rata
50,7957,5
Nilai Transaksi
2,99 M3,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5161
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,64 rb9,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBKP
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Bank KB Bukopin Tbk

PT Bank Bukopin Tbk (the Bank) was established under its original name of Bank Umum Koperasi Indonesia (abbreviated to Bukopin) on Jul 10th, 1970 then changed to PT Bank Bukopin based on Notaries Deed dated Feb 25, 1993 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated June 29, 1993. The Bank started commercial operations as a limited liability company on July 1, 1993.

Selengkapnya di halaman BBKP

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI