Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank KB Bukopin TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank KB Bukopin Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank KB Bukopin Tbk diperdagangkan di Rp55 (kapitalisasi pasar 10,41 T, volume 24 jam 48,95 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Bank KB Bukopin Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,7× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bank KB Bukopin Tbk lebih aktif diperdagangkan (48,95 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBKPIKBI
Kapitalisasi Pasar
10,41 T709,92 M
Volume
48,95 jt1,86 jt
Lot
489,53 rb18,57 rb
Perputaran
2,69 M1,06 M
Harga Rata-rata
55,03572,16
Nilai Transaksi
2,69 M1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
55550
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,4 rb155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBKP
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank KB Bukopin Tbk

PT Bank Bukopin Tbk (the Bank) was established under its original name of Bank Umum Koperasi Indonesia (abbreviated to Bukopin) on Jul 10th, 1970 then changed to PT Bank Bukopin based on Notaries Deed dated Feb 25, 1993 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated June 29, 1993. The Bank started commercial operations as a limited liability company on July 1, 1993.

Selengkapnya di halaman BBKP

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI