Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Allo Bank Indonesia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Allo Bank Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp920 (kapitalisasi pasar 19,68 T, volume 24 jam 143,4 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Allo Bank Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 29× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Allo Bank Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (143,4 rb vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BBHI | IKBI | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 19,68 T | 679,32 M |
Volume | 143,4 rb | 19,8 rb |
Lot | 1,43 rb | 198 |
Perputaran | 132,86 jt | 10,95 jt |
Harga Rata-rata | 926,49 | 553,03 |
Nilai Transaksi | 132,86 jt | 10,95 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 920 | 555 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 102 | 71 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Harda Internasional Tbk (the Company) formerly PT Bank Arta Griya changed Bank Harda Griya was established on Notarial Deed No. 242 dated October 21, 1992 of Poerbaningsih Adi Warsito S.H., notary in Jakarta.
Selengkapnya di halaman BBHI →The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.
Selengkapnya di halaman IKBI →