Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Bank Central Asia TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.275 (kapitalisasi pasar 774,97 T, volume 24 jam 12,3 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 5,41 T, volume 24 jam 1,66 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 143,2× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (12,3 jt vs 1,66 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCASMRA
Kapitalisasi Pasar
774,97 T5,41 T
Volume
12,3 jt1,66 jt
Lot
122,95 rb16,56 rb
Perputaran
77,52 M541,29 jt
Harga Rata-rata
6.304,88326,85
Nilai Transaksi
77,52 M541,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.350328
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,2 jt73,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA