Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR)

Bank Central Asia Tbk
Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Semen Indonesia (Persero) Tbk.: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan Semen Indonesia (Persero) Tbk. diperdagangkan di Rp1.435 (kapitalisasi pasar 9,55 T, volume 24 jam 8,15 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 78,9× kapitalisasi pasar Semen Indonesia (Persero) Tbk., dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 8,15 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCASMGR
Kapitalisasi Pasar
753,61 T9,55 T
Volume
180,06 jt8,15 jt
Lot
1,8 jt81,54 rb
Perputaran
1,11 T11,65 M
Harga Rata-rata
6.176,891.429,27
Nilai Transaksi
1,11 T11,65 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.2251.435
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb5,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
SMGR
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Semen Indonesia (Persero) Tbk.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk was established on March 25,1953 as NV Pabrik Semen Gresik. On April 17, 1961,NV Pabrik Semen Gresik was transformed into a state enterprise (Persero) by Government Regulation No. 132 year 1961, and subsequently became PT Semen Gresik (Persero). Semen Gresik is a cement producer which was formerly fully owned by the government. On July 1995 the company shareholders meeting agreed to acquired 100% share of two state owned cement producer companies, namely PT. Semen Tonasa and PT. Semen Padang.

Selengkapnya di halaman SMGR