Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP)

Bank Central Asia Tbk
Pioneerindo Gourmet International Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Pioneerindo Gourmet International Tbk.: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan Pioneerindo Gourmet International Tbk. diperdagangkan di Rp890 (kapitalisasi pasar 196,52 M, volume 24 jam 6 rb). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3834,8× kapitalisasi pasar Pioneerindo Gourmet International Tbk., dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCAPTSP
Kapitalisasi Pasar
753,61 T196,52 M
Volume
180,06 jt6 rb
Lot
1,8 jt60
Perputaran
1,11 T5,33 jt
Harga Rata-rata
6.176,89888,17
Nilai Transaksi
1,11 T5,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.225
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
PTSP
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Pioneerindo Gourmet International Tbk.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk formerly Putra Sejahtera Pioneerindo is the owner and franchisor of fried chicken restaurant, California Fried Chicken. The Company also serves snacks food under the Cal Donut brand name as well as Oriental Food, known as Sapo Oriental. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk was established based on the Notarial Deed No. 84 of Arikanti Natakusumah, S.H., dated December 13, 1983.

Selengkapnya di halaman PTSP