Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Prodia Diagnostic Line Tbk: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.325 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 50,66 jt), sedangkan Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 474,07 M, volume 24 jam 13,78 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 1621,8× kapitalisasi pasar Prodia Diagnostic Line Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (50,66 jt vs 13,78 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BBCA | PRDL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 768,87 T | 474,07 M |
Volume | 50,66 jt | 13,78 jt |
Lot | 506,59 rb | 137,77 rb |
Perputaran | 318,86 M | 3,76 M |
Harga Rata-rata | 6.294,2 | 272,99 |
Nilai Transaksi | 318,86 M | 3,76 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 6.300 | 272 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 3,83 jt | 92 rb |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BBCA menunjukkan kinerja fundamental yang solid dengan aset tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp1.660,58 triliun pada Q2 2026. Bank terbesar di Indonesia ini mempertahankan profitabilitas tinggi dengan NPM 45,22% dan ROE 20,44%. Meski arus kas operasional turun 21,16% pada kuartal terakhir, neraca tetap sehat dengan debt-to-asset ratio 0,83. Saham diperdagangkan pada valuasi wajar dengan PER 13,28x, mencerminkan posisi dominan di perbankan Indonesia.
Outlook positif didukung ekspansi kredit dan stabilitas sektor perbankan Indonesia. Risiko utama meliputi tekanan margin akibat kenaikan suku bunga BI dan perlambatan ekonomi domestik. Untuk investor jangka panjang, BBCA tetap menjadi pilihan berkualitas dengan fundamental kuat dan dividen konsisten, meski perlu memantau perkembangan regulasi perbankan dan pertumbuhan kredit ke depan.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.
Selengkapnya di halaman BBCA →PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.
Selengkapnya di halaman PRDL →