Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)

Bank Central Asia Tbk
Resource Alam Indonesia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Resource Alam Indonesia Tbk: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp264 (kapitalisasi pasar 1,31 T, volume 24 jam 580,4 rb). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 575,3× kapitalisasi pasar Resource Alam Indonesia Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 580,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCAKKGI
Kapitalisasi Pasar
753,61 T1,31 T
Volume
180,06 jt580,4 rb
Lot
1,8 jt5,8 rb
Perputaran
1,11 T152,33 jt
Harga Rata-rata
6.176,89262,46
Nilai Transaksi
1,11 T152,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.225264
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb67

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
KKGI
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI