Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Bank Central Asia Tbk
KMI Wire Cable Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 1,28 T, volume 24 jam 596,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 588,8× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 596,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCAKBLI
Kapitalisasi Pasar
753,61 T1,28 T
Volume
180,06 jt596,7 rb
Lot
1,8 jt5,97 rb
Perputaran
1,11 T188,4 jt
Harga Rata-rata
6.176,89315,74
Nilai Transaksi
1,11 T188,4 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.225318
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI