Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Bank Central Asia TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp805 (kapitalisasi pasar 3,18 T, volume 24 jam 63,4 rb). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 237× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 63,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCAIMAS
Kapitalisasi Pasar
753,61 T3,18 T
Volume
180,06 jt63,4 rb
Lot
1,8 jt634
Perputaran
1,11 T51,24 jt
Harga Rata-rata
6.176,89808,26
Nilai Transaksi
1,11 T51,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.225805
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS