Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Central Asia Tbk (BBCA) vs Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

Bank Central Asia Tbk
Buana Lintas Lautan Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Central Asia Tbk dan Buana Lintas Lautan Tbk: Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.225 (kapitalisasi pasar 753,61 T, volume 24 jam 180,06 jt), sedangkan Buana Lintas Lautan Tbk diperdagangkan di Rp334 (kapitalisasi pasar 4,83 T, volume 24 jam 123,55 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 156× kapitalisasi pasar Buana Lintas Lautan Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (180,06 jt vs 123,55 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBCABULL
Kapitalisasi Pasar
753,61 T4,83 T
Volume
180,06 jt123,55 jt
Lot
1,8 jt1,24 jt
Perputaran
1,11 T39,66 M
Harga Rata-rata
6.176,89321
Nilai Transaksi
1,11 T39,66 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.225334
Volume Ekuilibrium Indikatif
292,85 rb102,56 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBCA
Lihat detail
BULL
Lihat detail

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA

Tentang Buana Lintas Lautan Tbk

PT Buana Listya Tama Tbk ("the Company") was established in 2005 as a domestic shipping company and is part of PT Berlian Laju Tanker Tbk, one of the world's largest chemical tanker operators specialized in transporting liquid cargoes. The Company started out the business with a range of oil tankers and gas tankers, designed and dedicated to carry crude oil and oil products as well as gas products such as LPG (Liquefied Petroleum Gas). Later on, the Company continued to expand its business and entered into new segments, such as chemical tankers and the FPSO (Floating,Production, Storage, and Offloading) segments. The Company is the only domestic Indonesian shipping company with the ability to own and handle the complex operation of an FPSO vessel.

Selengkapnya di halaman BULL