Perbedaan BounceBit dan 0x Protocol: BounceBit diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar Rp406,2M, volume 24 jam Rp24,95M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.551 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp70,56M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar BounceBit, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| BB | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp406,2M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp24,95M | Rp70,56M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 135 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →