Perbedaan BounceBit dan Starknet: BounceBit diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar Rp406,2M, volume 24 jam Rp24,95M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp532,38 (kapitalisasi pasar Rp3,53T, volume 24 jam Rp205,31M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 8,7× kapitalisasi pasar BounceBit, dan suplai BounceBit dibatasi (1,2B / 2,1B BB (58%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| BB | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp406,2M | Rp3,53T |
Volume (24h) | Rp24,95M | Rp205,31M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 32 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →