Perbedaan BounceBit dan Siacoin: BounceBit diperdagangkan di Rp211,09 (kapitalisasi pasar Rp255,48M, volume 24 jam Rp118,95M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp8,41 (kapitalisasi pasar Rp468,19M, volume 24 jam Rp83,71M). Perbedaan utamanya: Siacoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai BounceBit dibatasi (1,2B / 2,1B BB (58%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 33 Hari dan Siacoin selama 60 Hari.
| BB | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,48M | Rp468,19M |
Volume (24h) | Rp118,95M | Rp83,71M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 33 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →