Perbedaan BounceBit dan Peanut the Squirrel: BounceBit diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar Rp406,2M, volume 24 jam Rp24,95M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp772,28 (kapitalisasi pasar Rp768,01M, volume 24 jam Rp124,38M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai BounceBit dibatasi (1,2B / 2,1B BB (58%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Peanut the Squirrel selama 40 Hari.
| BB | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp406,2M | Rp768,01M |
Volume (24h) | Rp24,95M | Rp124,38M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 32 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →