Perbedaan BounceBit dan Osmosis: BounceBit diperdagangkan di Rp209,88 (kapitalisasi pasar Rp255,48M, volume 24 jam Rp118,95M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp532,2 (kapitalisasi pasar Rp417,66M, volume 24 jam Rp34,3M). Perbedaan utamanya: Osmosis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 784,4M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 33 Hari dan Osmosis selama 23 Hari.
| BB | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,48M | Rp417,66M |
Volume (24h) | Rp118,95M | Rp34,3M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 784,4M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →