Perbedaan BounceBit dan Ordinals: BounceBit diperdagangkan di Rp336,44 (kapitalisasi pasar Rp404,9M, volume 24 jam Rp26,02M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp64.162 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp275,26M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar BounceBit, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| BB | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,9M | Rp1,35T |
Volume (24h) | Rp26,02M | Rp275,26M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →