Perbedaan BounceBit dan Maverick Protocol: BounceBit diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar Rp406,2M, volume 24 jam Rp24,95M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp167,48 (kapitalisasi pasar Rp164,27M, volume 24 jam Rp30,9M). Perbedaan utamanya: BounceBit jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 983,9M / 2B MAV (50%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| BB | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp406,2M | Rp164,27M |
Volume (24h) | Rp24,95M | Rp30,9M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 983,9M / 2B MAV (50%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →