Perbedaan BounceBit dan Layer3: BounceBit diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar Rp406,2M, volume 24 jam Rp24,95M), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp95,1 (kapitalisasi pasar Rp117,54M, volume 24 jam Rp59,49M). Perbedaan utamanya: BounceBit jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 1,2B / 3,3B L3 (37%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Layer3 selama 8 Hari.
| BB | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp406,2M | Rp117,54M |
Volume (24h) | Rp24,95M | Rp59,49M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 1,2B / 3,3B L3 (37%) |
Typical Hold Time | 32 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →