Perbedaan BounceBit dan Dolomite: BounceBit diperdagangkan di Rp208,98 (kapitalisasi pasar Rp255,48M, volume 24 jam Rp118,95M), sedangkan Dolomite diperdagangkan di Rp401,63 (kapitalisasi pasar Rp178,4M, volume 24 jam Rp50,57M). Perbedaan utamanya: BounceBit lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 441,6M / 1B DOLO (45%) milik Dolomite. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 33 Hari dan Dolomite selama 13 Hari.
| BB | DOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp255,48M | Rp178,4M |
Volume (24h) | Rp118,95M | Rp50,57M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 441,6M / 1B DOLO (45%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Dolomite adalah protokol pasar uang dan perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan solusi efisien untuk pinjam-meminjam dan trading. Berbeda dari platform DeFi tradisional, Dolomite memungkinkan pengguna mempertahankan fungsi aset mereka sambil menggunakannya sebagai jaminan melalui sistem Dynamic Collateral, sehingga bisa staking, voting, dan mendapatkan reward sekaligus meminjam.
Selengkapnya di halaman DOLO →