Perbedaan BounceBit dan Centrifuge: BounceBit diperdagangkan di Rp338,19 (kapitalisasi pasar Rp404,9M, volume 24 jam Rp26,02M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp3.216 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar BounceBit, dan suplai BounceBit dibatasi (1,2B / 2,1B BB (58%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 32 Hari dan Centrifuge selama 4 Hari.
| BB | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,9M | Rp1,85T |
Volume (24h) | Rp26,02M | Rp154,54M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 32 Hari | 4 Hari |
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →