Perbedaan BounceBit dan Bedrock: BounceBit diperdagangkan di Rp211,83 (kapitalisasi pasar Rp252,66M, volume 24 jam Rp117,89M), sedangkan Bedrock diperdagangkan di Rp3.972 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp159,91M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar BounceBit, dan suplai beredar BounceBit 1,2B / 2,1B BB (58%) dibanding 301,7M / 1B BR (31%) milik Bedrock. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BounceBit selama 33 Hari dan Bedrock selama 5 Hari.
| BB | BR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp252,66M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp117,89M | Rp159,91M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B BB (58%) | 301,7M / 1B BR (31%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →