Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bayu Buana Tbk (BAYU) vs Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS)

Bayu Buana TbkTrading
Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bayu Buana Tbk dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.: Bayu Buana Tbk diperdagangkan di Rp1.185 (kapitalisasi pasar 420,33 M, volume 24 jam 41,6 rb), sedangkan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. diperdagangkan di Rp23 (kapitalisasi pasar 1,23 T, volume 24 jam 15,4 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Bayu Buana Tbk, dan Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. lebih aktif diperdagangkan (15,4 jt vs 41,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAYUBEKS
Kapitalisasi Pasar
420,33 M1,23 T
Volume
41,6 rb15,4 jt
Lot
416154,04 rb
Perputaran
49,63 jt365,86 jt
Harga Rata-rata
1.192,9223,75
Nilai Transaksi
49,63 jt365,86 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.20023
Volume Ekuilibrium Indikatif
5134,83 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAYU
Lihat detail
BEKS
Lihat detail

Tentang Bayu Buana Tbk

PT. Bayu Buana Tbk (the Company), is domiciled in Jakarta, was established under Notarial Deed No. 22 of Didi Sudjadi, S.H., dated October 17, 1972.

Selengkapnya di halaman BAYU

Tentang Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk.

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk formerly PT Bank Pundi Indonesia, Tbk (“the Bank”) was established on September 11, 1992. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 104 dated June 30, 2010 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Eksekutif Internasional Tbk” has changed its name to “PT Bank Pundi Indonesia Tbk”. Based on the Bank’s Articles of Association’s amendment by Deed No. 36 dated June 14, 2016 of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta, “PT Bank Pundi Indonesia Tbk” has changed its name to “PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk”.

Selengkapnya di halaman BEKS