Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. (BAUT) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Mitra Angkasa Sejahtera Tbk.
Enseval Putera Megatrading Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. diperdagangkan di Rp29 (kapitalisasi pasar 134,41 M, volume 24 jam 984,9 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,26 T, volume 24 jam 4,5 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 46,6× kapitalisasi pasar Mitra Angkasa Sejahtera Tbk., dan Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. lebih aktif diperdagangkan (984,9 rb vs 4,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAUTEPMT
Kapitalisasi Pasar
134,41 M6,26 T
Volume
984,9 rb4,5 rb
Lot
9,85 rb45
Perputaran
28,4 jt10,44 jt
Harga Rata-rata
28,842.320,44
Nilai Transaksi
28,4 jt10,44 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
292.330
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,57 rb5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAUT
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Mitra Angkasa Sejahtera Tbk.

PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (“the Company”) is established based on Deed of Establishment No. 63 dated November 19, 2012 made by Doktorandus Wijanto Suwongso, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2016.

Selengkapnya di halaman BAUT

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT