Perbedaan Lombard dan Useless Coin: Lombard diperdagangkan di Rp2.011 (kapitalisasi pasar Rp690,26M, volume 24 jam Rp63,55M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp633,88 (kapitalisasi pasar Rp643,38M, volume 24 jam Rp97,27M). Perbedaan utamanya: Lombard dan Useless Coin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Lombard 343,1M / 1B BARD (35%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lombard selama 10 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| BARD | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,26M | Rp643,38M |
Volume (24h) | Rp63,55M | Rp97,27M |
Suplai yang Beredar | 343,1M / 1B BARD (35%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lombard mengembangkan pasar modal Bitcoin on-chain untuk memaksimalkan potensi Bitcoin. Didirikan pada 2024, Lombard memimpin sektor DeFi melalui LBTC—opsi Bitcoin penghasil yield terbesar. Perusahaan ini membangun infrastruktur untuk mempercepat adopsi BTC dan didukung oleh para pemimpin aset digital terkemuka.
Selengkapnya di halaman BARD →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →