Perbedaan Lombard dan Core: Lombard diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar Rp700,21M, volume 24 jam Rp74,46M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp337,36 (kapitalisasi pasar Rp419,09M, volume 24 jam Rp52,97M). Perbedaan utamanya: Lombard lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Lombard 343,1M / 1B BARD (35%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lombard selama 10 Hari dan Core selama 39 Hari.
| BARD | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp700,21M | Rp419,09M |
Volume (24h) | Rp74,46M | Rp52,97M |
Suplai yang Beredar | 343,1M / 1B BARD (35%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 39 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lombard mengembangkan pasar modal Bitcoin on-chain untuk memaksimalkan potensi Bitcoin. Didirikan pada 2024, Lombard memimpin sektor DeFi melalui LBTC—opsi Bitcoin penghasil yield terbesar. Perusahaan ini membangun infrastruktur untuk mempercepat adopsi BTC dan didukung oleh para pemimpin aset digital terkemuka.
Selengkapnya di halaman BARD →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →