Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Lombard dan Celer Network: Lombard diperdagangkan di Rp2.288 (kapitalisasi pasar Rp762,44M, volume 24 jam Rp182,54M), sedangkan Celer Network diperdagangkan di Rp32,51 (kapitalisasi pasar Rp253,86M, volume 24 jam Rp30,3M). Perbedaan utamanya: Lombard jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Celer Network, dan suplai beredar Lombard 332,8M / 1B BARD (34%) dibanding 7,8B / 10B CELR (79%) milik Celer Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lombard selama 9 Hari dan Celer Network selama 53 Hari.
| BARD | CELR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp762,44M | Rp253,86M |
Volume (24h) | Rp182,54M | Rp30,3M |
Suplai yang Beredar | 332,8M / 1B BARD (34%) | 7,8B / 10B CELR (79%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 53 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token BARD saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp2.369, market cap Rp775,83 juta, dan sirkulasi token 34%. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages meski oscillators netral. Token berada di atas support kunci S1 Rp2.273 dengan resistance terdekat di R1 Rp2.383. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun tekanan bearish dari moving averages dan hold time pendek (9 hari) mengindikasikan sentiment jangka pendek negatif. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan volatilitas kripto yang ekstrem.
Celer Network (CELR) saat ini diperdagangkan pada Rp32,075 dengan kapitalisasi pasar Rp255,16 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 18 sinyal jual versus 2 beli. Token berada di zona support kritis antara Rp30-32 dengan resistance utama di Rp33-35. Sirkulasi token mencapai 79% dari total supply 10 juta CELR, sementara waktu rata-rata holding 53 hari menunjukkan pola holding jangka menengah.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada bounce dari support Rp30, namun momentum jual dominan. Risiko utama termasuk likuiditas rendah (volume terbatas), tekanan jual teknis berkelanjutan, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem layer-2 scaling untuk mendorong adopsi fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Lombard mengembangkan pasar modal Bitcoin on-chain untuk memaksimalkan potensi Bitcoin. Didirikan pada 2024, Lombard memimpin sektor DeFi melalui LBTC—opsi Bitcoin penghasil yield terbesar. Perusahaan ini membangun infrastruktur untuk mempercepat adopsi BTC dan didukung oleh para pemimpin aset digital terkemuka.
Selengkapnya di halaman BARD →Celer adalah protokol blockchain interoperability yang memungkinkan akses token, DeFi, GameFi, NFT, tata kelola, dan bermacam chain lainnya dalam sekali klik. Para pengembang kini dapat membangun dApps inter-chain-native dengan pemanfaatan likuiditas yang efisien, logik aplikasi yang koheren, dan status yang terbagi. Celer menggunakan kontrak pintar yang dirangkai di setiap chain yang terhubung dengan State Guardian Network untuk mendapatkan multi-blockchain interoperability tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman CELR →