Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Bekasi Asri Pemula TbkTrading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bekasi Asri Pemula Tbk dan Wahana Pronatural Tbk.: Bekasi Asri Pemula Tbk diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 99,93 M, volume 24 jam 6,55 jt), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp142 (kapitalisasi pasar 163,8 M, volume 24 jam 41,32 jt). Perbedaan utamanya: Wahana Pronatural Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wahana Pronatural Tbk. lebih aktif diperdagangkan (41,32 jt vs 6,55 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAPAWAPO
Kapitalisasi Pasar
99,93 M163,8 M
Volume
6,55 jt41,32 jt
Lot
65,5 rb413,21 rb
Perputaran
969,81 jt6,21 M
Harga Rata-rata
148,07150,23
Nilai Transaksi
969,81 jt6,21 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
145142
Volume Ekuilibrium Indikatif
8803,41 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAPA
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Bekasi Asri Pemula Tbk

PT Bekasi Asri Pemula Tbk (the company) was established on 22 Oct 1993 based on Notaries Deed No. 909 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Mar 11, 1994. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 30 of Wijanto Suwongso, S.H., dated Feb 28, 2007, concerning among others, increase authorized, Paid up Capital and public offering.

Selengkapnya di halaman BAPA

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO