Perbedaan Lorenzo Protocol dan io.net: Lorenzo Protocol diperdagangkan di Rp666,21 (kapitalisasi pasar Rp506,18M, volume 24 jam Rp1,75T), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.037 (kapitalisasi pasar Rp778,03M, volume 24 jam Rp391,02M). Perbedaan utamanya: io.net lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Lorenzo Protocol 764,9M / 2,1B BANK (37%) dibanding 381,5M / 800M IO (48%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lorenzo Protocol selama 3 Hari dan io.net selama 34 Hari.
| BANK | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,18M | Rp778,03M |
Volume (24h) | Rp1,75T | Rp391,02M |
Suplai yang Beredar | 764,9M / 2,1B BANK (37%) | 381,5M / 800M IO (48%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Lorenzo adalah platform manajemen aset berstandar institusional yang berfokus pada tokenisasi produk keuangan penghasil imbal hasil. Inovasi utamanya, Financial Abstraction Layer (FAL), memungkinkan penerbitan On-Chain Traded Funds (OTFs)—strategi yield ter-tokenisasi yang membuat pembiayaan aset kripto menjadi lebih mudah, efisien, dan skalabel.
Selengkapnya di halaman BANK →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →