Perbedaan Band dan SuperRare: Band diperdagangkan di Rp2.857 (kapitalisasi pasar Rp515,33M, volume 24 jam Rp35,83M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp210,88 (kapitalisasi pasar Rp173,25M, volume 24 jam Rp259,45M). Perbedaan utamanya: Band jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Band terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan SuperRare selama 32 Hari.
| BAND | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,33M | Rp173,25M |
Volume (24h) | Rp35,83M | Rp259,45M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 72 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →