Perbedaan Band dan Polygon: Band diperdagangkan di Rp2.857 (kapitalisasi pasar Rp515,33M, volume 24 jam Rp35,83M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.306 (kapitalisasi pasar Rp14,03T, volume 24 jam Rp659,73M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 27,2× kapitalisasi pasar Band, dan suplai beredar Band 180,6M BAND dibanding 10,7B POL milik Polygon. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan Polygon selama 71 Hari.
| BAND | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,33M | Rp14,03T |
Volume (24h) | Rp35,83M | Rp659,73M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 72 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →