Perbedaan Band dan IKA: Band diperdagangkan di Rp2.861 (kapitalisasi pasar Rp516,04M, volume 24 jam Rp35,43M), sedangkan IKA diperdagangkan di Rp46,92 (kapitalisasi pasar Rp140,65M, volume 24 jam Rp4,9M). Perbedaan utamanya: Band jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar IKA, dan suplai beredar Band 180,6M BAND dibanding 3B IKA milik IKA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan IKA selama 3 Hari.
| BAND | IKA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp516,04M | Rp140,65M |
Volume (24h) | Rp35,43M | Rp4,9M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 3B IKA |
Typical Hold Time | 72 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Ika adalah jaringan terdesentralisasi yang menghadirkan interoperabilitas lintas-chain secara aman melalui cryptography canggih. Platform ini memungkinkan smart contract mengelola aset di berbagai blockchain tanpa menggunakan bridge atau wrapped token. Dengan teknologi 2PC-MPC, Ika menyediakan kontrol aset berbasis zero-trust di jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum. Primitive dWallet menghadirkan mekanisme tanda tangan terprogram yang menjamin persetujuan pengguna, serta dibangun di atas Sui untuk transaksi cepat dan skalabilitas tinggi.
Selengkapnya di halaman IKA →