Perbedaan Band dan Hyperlane: Band diperdagangkan di Rp2.855 (kapitalisasi pasar Rp517,2M, volume 24 jam Rp51,63M), sedangkan Hyperlane diperdagangkan di Rp1.132 (kapitalisasi pasar Rp445,38M, volume 24 jam Rp174,85M). Perbedaan utamanya: Band lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Hyperlane dibatasi (393,2M / 1B HYPER (40%)), sedangkan Band terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan Hyperlane selama 31 Hari.
| BAND | HYPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp517,2M | Rp445,38M |
Volume (24h) | Rp51,63M | Rp174,85M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 393,2M / 1B HYPER (40%) |
Typical Hold Time | 72 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →