Perbedaan Band dan Hyperliquid: Band diperdagangkan di Rp2.861 (kapitalisasi pasar Rp515,69M, volume 24 jam Rp34,87M), sedangkan Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.026.254 (kapitalisasi pasar Rp258,86T, volume 24 jam Rp5,07T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 502× kapitalisasi pasar Band, dan suplai Hyperliquid dibatasi (252,6M / 952,7M HYPE (27%)), sedangkan Band terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan Hyperliquid selama 36 Hari.
| BAND | HYPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,69M | Rp258,86T |
Volume (24h) | Rp34,87M | Rp5,07T |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) |
Typical Hold Time | 72 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →