Perbedaan Band dan Enso: Band diperdagangkan di Rp2.862 (kapitalisasi pasar Rp516,04M, volume 24 jam Rp35,43M), sedangkan Enso diperdagangkan di Rp13.716 (kapitalisasi pasar Rp284,5M, volume 24 jam Rp263,23M). Perbedaan utamanya: Band lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Enso dibatasi (20,6M / 127,3M ENSO (17%)), sedangkan Band terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan Enso selama 9 Hari.
| BAND | ENSO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp516,04M | Rp284,5M |
Volume (24h) | Rp35,43M | Rp263,23M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 20,6M / 127,3M ENSO (17%) |
Typical Hold Time | 72 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Enso adalah protokol infrastruktur blockchain yang menyederhanakan pengembangan lintas chain melalui komponen dan logika eksekusi terstandarisasi. Protokol ini menghubungkan berbagai jaringan menggunakan Actions dan Shortcuts yang dapat digunakan ulang, sehingga developer tidak perlu membangun integrasi kompleks dari awal. Dengan arsitektur berbasis intent, pengguna cukup menentukan hasil yang diinginkan sementara Enso menangani proses routing dan eksekusi secara efisien di berbagai chain.
Selengkapnya di halaman ENSO →