Perbedaan Band dan Bancor: Band diperdagangkan di Rp2.857 (kapitalisasi pasar Rp515,33M, volume 24 jam Rp35,83M), sedangkan Bancor diperdagangkan di Rp4.630 (kapitalisasi pasar Rp471,34M, volume 24 jam Rp18,86M). Perbedaan utamanya: Band dan Bancor berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Band 180,6M BAND dibanding 101,5M BNT milik Bancor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Band selama 72 Hari dan Bancor selama 38 Hari.
| BAND | BNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,33M | Rp471,34M |
Volume (24h) | Rp35,83M | Rp18,86M |
Suplai yang Beredar | 180,6M BAND | 101,5M BNT |
Typical Hold Time | 72 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Band Protocol adalah platform oracle cross-chain yang mampu mengambil data dunia nyata dan memanyediakan ke aplikasi on-chain, dan juga menghubungkan API ke kontrak pintar untuk memfasilitasi pertukaran informasi antara on-chain dan off-chain sumber data. BAND dirancang untuk menjadi lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan kompetitor solusi oracle lain dan juga kompatibel dengan sebagian besar kerangka kerja pengembangan blockchain dan kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman BAND →Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →