Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) vs Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS)

Saranacentral Bajatama TbkTrading
Gaya Abadi Sempurna Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Saranacentral Bajatama Tbk dan Gaya Abadi Sempurna Tbk.: Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 288 M, volume 24 jam 1,21 jt), sedangkan Gaya Abadi Sempurna Tbk. diperdagangkan di Rp60 (kapitalisasi pasar 142,87 M, volume 24 jam 20,43 jt). Perbedaan utamanya: Saranacentral Bajatama Tbk jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Gaya Abadi Sempurna Tbk., dan Gaya Abadi Sempurna Tbk. lebih aktif diperdagangkan (20,43 jt vs 1,21 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAJASLIS
Kapitalisasi Pasar
288 M142,87 M
Volume
1,21 jt20,43 jt
Lot
12,09 rb204,26 rb
Perputaran
193,62 jt1,22 M
Harga Rata-rata
160,1859,7
Nilai Transaksi
193,62 jt1,22 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
16160
Volume Ekuilibrium Indikatif
41,76 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAJA
Lihat detail

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA

Tentang Gaya Abadi Sempurna Tbk.

PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (The Company) was established based on Notarial Deed Soekaimi S.H., No. 155 dated September 26, 1996, Notary in Jakarta. The company have began its commercial operations since 1996.The Company’s holding entity and ultimate holding entity as of April 30, 2019 is PT Selis Investama Indonesia

Selengkapnya di halaman SLIS