Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Saranacentral Bajatama TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Saranacentral Bajatama Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 288 M, volume 24 jam 1,21 jt), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.220 (kapitalisasi pasar 2,19 T, volume 24 jam 1,22 jt). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Saranacentral Bajatama Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,22 jt vs 1,21 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAJAIPCC
Kapitalisasi Pasar
288 M2,19 T
Volume
1,21 jt1,22 jt
Lot
12,09 rb12,23 rb
Perputaran
193,62 jt1,48 M
Harga Rata-rata
160,181.208,8
Nilai Transaksi
193,62 jt1,48 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1611.220
Volume Ekuilibrium Indikatif
428

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAJA
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC