Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) vs Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI)

Saranacentral Bajatama Tbk
Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Saranacentral Bajatama Tbk dan Communication Cable Systems Indonesia Tbk.: Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 288 M, volume 24 jam 1,21 jt), sedangkan Communication Cable Systems Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp250 (kapitalisasi pasar 333,33 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Communication Cable Systems Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Saranacentral Bajatama Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,21 jt vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAJACCSI
Kapitalisasi Pasar
288 M333,33 M
Volume
1,21 jt19,8 rb
Lot
12,09 rb198
Perputaran
193,62 jt4,93 jt
Harga Rata-rata
160,18248,99
Nilai Transaksi
193,62 jt4,93 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
161250
Volume Ekuilibrium Indikatif
4100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAJA
Lihat detail
CCSI
Lihat detail

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA

Tentang Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (the Entity) Tbk formerly PT Siemens Kabel Optik was established under the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11/1970, and most recently amended by Capital Investment No. 25/2007, based on the Notarial Deed No. 66 of Trisnawati Mulia, S.H., dated October 11, 1995.

Selengkapnya di halaman CCSI