Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Saranacentral Bajatama Tbk
Bank Permata Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Saranacentral Bajatama Tbk dan Bank Permata Tbk: Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 288 M, volume 24 jam 1,21 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.360 (kapitalisasi pasar 85,61 T, volume 24 jam 34 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 297,3× kapitalisasi pasar Saranacentral Bajatama Tbk, dan Saranacentral Bajatama Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,21 jt vs 34 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BAJABNLI
Kapitalisasi Pasar
288 M85,61 T
Volume
1,21 jt34 rb
Lot
12,09 rb340
Perputaran
193,62 jt80,9 jt
Harga Rata-rata
160,182.379,26
Nilai Transaksi
193,62 jt80,9 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1612.390
Volume Ekuilibrium Indikatif
4200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BAJA
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI