Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) vs Timah Tbk. (TINS)

Bank Capital Indonesia TbkTrading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Capital Indonesia Tbk dan Timah Tbk.: Bank Capital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 2,03 T, volume 24 jam 1,66 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.440 (kapitalisasi pasar 25,84 T, volume 24 jam 24,12 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,7× kapitalisasi pasar Bank Capital Indonesia Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (24,12 jt vs 1,66 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BACATINS
Kapitalisasi Pasar
2,03 T25,84 T
Volume
1,66 jt24,12 jt
Lot
16,61 rb241,21 rb
Perputaran
166,37 jt82,37 M
Harga Rata-rata
100,173.415,04
Nilai Transaksi
166,37 jt82,37 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1013.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
2023,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BACA
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Bank Capital Indonesia Tbk

PT Bank Capital Indonesia (the company) was established under its original name of PT Bank Credit Lyonnais base on notarial deed No.139 of Mrs Siti Pertiwi, S.H, dated on Apr 20, 1989. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 60 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Jul 17, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering.

Selengkapnya di halaman BACA

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS