Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Bank Capital Indonesia Tbk
Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Capital Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Capital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 2,03 T, volume 24 jam 1,66 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp805 (kapitalisasi pasar 3,18 T, volume 24 jam 63,4 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Capital Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,66 jt vs 63,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BACAIMAS
Kapitalisasi Pasar
2,03 T3,18 T
Volume
1,66 jt63,4 rb
Lot
16,61 rb634
Perputaran
166,37 jt51,24 jt
Harga Rata-rata
100,17808,26
Nilai Transaksi
166,37 jt51,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
101805
Volume Ekuilibrium Indikatif
201

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BACA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Bank Capital Indonesia Tbk

PT Bank Capital Indonesia (the company) was established under its original name of PT Bank Credit Lyonnais base on notarial deed No.139 of Mrs Siti Pertiwi, S.H, dated on Apr 20, 1989. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 60 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Jul 17, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering.

Selengkapnya di halaman BACA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS