Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Bank Capital Indonesia TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Capital Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Capital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp117 (kapitalisasi pasar 2,29 T, volume 24 jam 1,22 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp850 (kapitalisasi pasar 3,42 T, volume 24 jam 187,9 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Capital Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,22 jt vs 187,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BACAIMAS
Kapitalisasi Pasar
2,29 T3,42 T
Volume
1,22 jt187,9 rb
Lot
12,16 rb1,88 rb
Perputaran
141,47 jt159,47 jt
Harga Rata-rata
116,31848,68
Nilai Transaksi
141,47 jt159,47 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
117850
Volume Ekuilibrium Indikatif
1065

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BACA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Bank Capital Indonesia Tbk

PT Bank Capital Indonesia (the company) was established under its original name of PT Bank Credit Lyonnais base on notarial deed No.139 of Mrs Siti Pertiwi, S.H, dated on Apr 20, 1989. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 60 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Jul 17, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering.

Selengkapnya di halaman BACA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS