Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Capital Indonesia Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Capital Indonesia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Capital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 2,03 T, volume 24 jam 1,66 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Capital Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Bank Capital Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,66 jt vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BACAIKBI
Kapitalisasi Pasar
2,03 T679,32 M
Volume
1,66 jt19,8 rb
Lot
16,61 rb198
Perputaran
166,37 jt10,95 jt
Harga Rata-rata
100,17553,03
Nilai Transaksi
166,37 jt10,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
101555
Volume Ekuilibrium Indikatif
2071

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BACA
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Capital Indonesia Tbk

PT Bank Capital Indonesia (the company) was established under its original name of PT Bank Credit Lyonnais base on notarial deed No.139 of Mrs Siti Pertiwi, S.H, dated on Apr 20, 1989. The Company's articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 60 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Jul 17, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering.

Selengkapnya di halaman BACA

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI